Apa itu Bridge pada jaringan, Cara mengkonfigurasi Bridge pada Mikrotik lengkap, dijelaskan dari Paling awal!

Hallo, selamat datang kembali di Tech Blog by Ade. Pada kesempatan kali ini saya akan membahas bagaimana cara melakukan bridge dari step paling awal.

Sebelum membahas konfigurasi bridge, kita akan mengenal apa itu bridge terlebih dahulu. Dikutip dari WikipediaNetwork bridge adalah perangkat jaringan komputer (Router) yang dapat menciptakan satu jaringan gabungan dari beberapa jaringan komunikasi atau segmen jaringan.

Mungkin penjelasan ini akan lebih jelas jika kita mengenalkan sebuah study case (permasalahan yang perlu diselesaikan).

Saat ini, kita diminta mengkonfigurasi jaringan dengan topologi berikut. 



Pada topologi diatas, terdapat hal yang cukup unik. Kita diminta untuk membuat konfigurasi dengan interface ether 2 dan 3 memiliki network segment yang sama (192.168.10.0). Namun terdapat sebuah masalah, interface ether 2 dan 3 pada router tidak bisa dikonfigurasi "Secara Biasa" dengan menyamakan ip dua interface yang berbeda, karena secara default router menganggap ether 2 dan ether 3 sebagai interface yang berdiri sendiri (menggunakan network segment yang berbeda).

Pada masalah ini, kita punya beberapa pilihan, pada kali ini kita akan membahas 3 pilihan yang dapat membantu menyelesaikan masalah ini. yaitu Membedakan Network Segment, Menambahkan junction switch, dan Melakukan bridge. 

Yang pertama kita membedakan network segment untuk ether 2 dan 3, pada solusi ini kita mengunakan dua network segment yang berbeda untuk setiap interface. Dapat dilihat pada gambar dibawah ini, kita membedakan oktet ke tiga pada ether 2 dan 3. Solusi ini tidaklah salah dan tidak akan merusak koneksi setiap device. Namun pada casenya, kita perlu menggunakan network segment yang sama, sehingga solusi ini tidak dapat dipakai pada case ini.



Solusi kedua yaitu dengan menambahkan junction switch (switch yang digunakan sebagai penghubung) sebagai jembatan untuk dua switch dibawahnya. Pada solusi ini, masalah pada solusi pertama telah terselesaikan, namun case ini hanya berlaku jika kita mempunyai switch berlebih atau budget lebih untuk junction switch ini.


Untuk solusi ketiga, solusi yang akan kita praktikan pada post ini, yaitu dengan Melakukan bridge network. Ini adalah solusi yang paling efektif untuk case ini karena semua network segment pada client sama dan tidak ada junction switch. Tapi kita perlu melakukan beberapa konfigurasi singkat untuk menggunakan solusi ini, konfigurasi akan kita bahas dibawah!

Konfigurasi Bridge pada Router Mikrotik

Pada konfigurasi kali ini, kita akan mengunakan router mikrotik
  1.  Login Ke router setting via winbox, lalu ubah identity dengan ke Menu utama (kiri) System > Identity

  2. Setelah itu ambil ip dari isp dengan menggunakan dhcp client dengan ke menu IP > DHCP Client Lalu tekan icon plus (+).
  3. Pilih interface Ether 1 lalu tekan OK.

  4. Setelah itu, kita akan mengabungan interface ether 2 dan 3 dengan membuat interface bridge. Buka menu Bridge lalu tekan icon plus(+).

  5. Pada bagian ini kita dapat memberikan nama khusus pada interface bridge, atur nama lalu tekan OK.

  6. Lalu kita perlu menambahkan interface yang akan dibridge (digabungkan), pilih menu port di topbar (dalam menu bridge) lalu tekan icon plus (+).

  7. Tambahkan interface yang ingin dibridge dan pilih interface bridge pada bagian bridge lalu tekan ok.

  8. Ulangi step 8 sampai semua interface yang ingin digabung sudah dibridge.

  9. Setelah interface bridge selesai dibuat dan interface yang akan dibridge, beri address untuk interface bridge dengan ke menu IP > Address, lalu masukkan ip address dan pada interface pilih interface bridge yang dibuat sebelumnya, disini saya menggunakan ip 192.168.10.1/28, saya menggunaan /28 karena cakupan dari /24 terlalu besar dan /29 hanya cukup untuk 5 client (pc), setelah itu tekan ok.

  10. Setelah itu setting NAT agar client dapat mengakses internet yang disediakan ether 1 dengan cara ke menu IP > Firewall, Lalu pada topbar pilih NAT dan tekan icon plus (+). Pada out interface, pilih interface yang menyediakan akses internet dalam kasus ini pilih ether 1.

  11. Lalu pada topbar, pilih Action dan atur action menjadi masquerade dan tekan OK.

  12. Setelah ini, kita bisa melakukan konfigurasi dhcp server, tapi pada tahap ini saya akan melakukan konfigurasi ip manual. Tekan win + r dan tekan ncpa.cpl dan cari interface yang saat ini terhubung dengan switch.

  13. Setelah itu tekan properties.

  14. Tekan pada bagian yang ditandai biru pada gambar.

  15. Lalu masukan ip yang sesuai dengan ip yang diset ke router.

  16. Dan coba lakukan test ping, jika berhasil atur client lainnya secara berulang sampai semuanya berhasil



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Konfigurasi Hotspot WiFi Pada MikroTik

Konfigurasi PPPoE Server dan Client pada MikroTik

Konfigurasi WLAN Pada Mikrotik